Social Icons

Rabu, 30 Januari 2013

Inti Dari Teori yang dikemukakan oleh beberapa Tokoh Sosiologi

Terimakasih Atas Kunjungannya :-) 
Thanks For Visiting My Blog 

Beberapa Inti Teori Tokoh Sosiologi



Teori Auguste Comte   
 

-        -    Sebagai tokoh pertama pendiri sosiologi 

            A. Sosial Dinamik
1.      The Law of three stages
·         The Teological of Fictious :   Animisme (Gaib)
                                                Polytheism (Dewa-dewa)
                                                Monotheism (Satu Tuhan)
·         The Methaphysical or Abstrak
      Digerakkan oleh hukum-hukum alam transisi dari theological.
·         The Scientific or Positive
     Semua gejala alam dan isinya hanya dapat diterangkan, dipahami melalui kenyataan-kenyataan objektif/positif.
2.      The Law of the Hierarchi of the Scientities
Hierarkhi susunan ilmu pengetahuan dari hal yang sederhana dan abstrak yang menjadi dasar ilmu pengetahuan tumbuh, kemudian Comte menyatakan ilmu pengetahuan yang pertama yaitu Matematika, Astronomi, Fisika, Biologi, yang terakhir Sosiologi.
3.      The Law of Correlation Practical Activities
Ada hubungan bersifat natural antara cara berpikir teologis militerisme, semua persoalan dijawab dengan kekeuatan (force).

                Teori  Herbert Spencer
                 
-     Sebagai tokoh sosiologi yang sangat terkenal setelah Comte sebagai bapak sosiologi Inggris.
-   Karya utama Spencer adalah Synthetic Fhylosophy: menggabungkan beberapa ilmu pengethuan menjadi satu.
-       Titik dasar analisis Spencer berdasar pada: Mengapa hal ini ada?
                                                                    Mengapa hal itu berubah ?
-          Ada 3 garis besar teori umum yaitu
1.      Adanya materi tidak terusakkan
2.      Adanya kesinambungan gerak
3.      Adanya tenaga kekuatan yang terus-menerus
Untuk   itu, ada proposisi yang berdasar dari kebenaran universal yaitu:
a.  Kesatuan hukum, kesinambungan hubungan antara kekuatan-kekuatan yang tidak pernah muncul dengan sia-sia tanpa pikir.
b.    Kekuasaan tersebut tidak pernah musnah, namun akan ditransformasikan ke dalam persamaan bentuk lain.
c.       Segala sesuatu yang bergerak sepanjang garis, setidaknya akan dirintangi oleh suatu kekuatan lain.
d.      Adanya suatu irama daripada gerakan atau disebut gerakan alternatif.


Teori Max Weber

-   Inti teori Weber adalah memahami tindakan-tindakan sosial.   
-  Pokok penelitian Weber adalah tindakan orang seseorang dan alasan-alasan yang bersifat subyektif.
-   Arti nyata dari tindakan seseorang yang timbul dari alasan-alasan subyektif.
-  Weber dalam penyelidikan sosiologinya menggunakan versthehen sosiologi yaitu suatu metode penekanan yang berusaha mengerti makna yang mendasari dan mengitari peristiwa dan historis.
Weber membagi ada 4 tindakan sosial di dalam sosiologi
1. Zweck Rational: Tindakan sosial yang berlandaskan diri pada pertimbangan-pertimbangan manusia yang rasional ketika seseorang menanggapi orang diuar dirinya, usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup untung-rugi dalam usaha.
2.  Wert Rational: Tindakan sosial yang rasional, tetapi melandasi diri pada nilai-nilai yang absolute. Nilai yang menjadi sasaran hidup seperti nilai etis, agama dan lain-lain. Menyandarkan tindakan rasional pada suatu keyakinn nilai tertentu.
3.  Affective: Tindakan sosial yang ditimbulkan karena dorongan atau motivasi yang sifatnya emosional. Misalnya rsa cinta, kasihan, empati, marah, dan lain-lain.
4. Tradisional: Tindakan sosial yang didorong dan berorientasi kepada tradisi lampau atau kebiasaan bertindak pada masa lampau.
Keempat tindakan sosial inilah yang akan mempengaruhi pola-pola hubungan sosial.

Source : http://nurulfadillah54.blogspot.com


 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar