Social Icons

Senin, 22 April 2013

Informasi Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri 1 Karanganyar Tahun 2013/2014

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog


Assalamu’alaikum wr.wb.
Diinformasikan untuk tahun pelajaran 2013/2014, SMA Negeri 1 Karanganyar akan membuka beberapa model kelas :
1. Kelas Imersi
2. Kelas ICT
3. Kelas Akselerasi
4. Kelas Reguler
Untuk informasi pendaftaran kelas Imersi, ICT dan Reguler akan diberitahukan setelah pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tanggal 15 – 18 April 2013. Sedangkan untuk informasi pendaftaran Kelas Akselerasi sementara waktu bisa menghubungi pihak kurikulum.
Wassalamu’alaikum wr.wb.


 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Biografi Tokoh Khalid Bin Walid

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog


ORANG seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui dibiarkan begitu saja. Dia harus diincar sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin” demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam.
Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Bani Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk di antara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik.
Ayah Khalid yang bernama Walid, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa di antara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati Ka’bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Sekali dua tahun dialah yang menyediakan kain penutup Ka’bah. Pada masa ibadah Haji dia memberi makan dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang berkumpul di Mina.
Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka’bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju ke depan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, “Oh, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu“.
Nabi mengharap-harap dengan sepenuh hati, agar Walid masuk Islam. Harapan ini timbul karena Walid seorang kesatria yang berani di mata rakyat. Karena itu dia dikagumi dan dihormati oleh orang banyak. Jika dia telah masuk Islam ratusan orang akan mengikutinya.
Dalam hati kecilnya Walid merasa, bahwa Al Qur-’an itu adalah kalimat-kalimat Allah. Dia pernah mengatakan secara jujur dan terang-terangan, bahwa dia tidak bisa berpisah dari keindahan dan kekuatan ayat-ayat suci itu.
Ucapan yang terus terang ini memberikan harapan bagi Nabi, bahwa Walid akan segera masuk Islam. Tetapi impian dan harapan ini tak pernah menjadi kenyataan. Kebanggaan atas diri sendiri membendung bisikan-bisikan hati nuraninya. Dia takut kehilangan kedudukannya sebagai pemimpin bangsa Quraisy. Kesangsian ini menghalanginya untuk menurutkan rayuan-rayuan hati nuraninya. Sayang sekali orang yang begini baik, akhirnya mati sebagai orang yang bukan Islam.
Suku Bani Makhzum mempunyai tugas-tugas penting. Jika terjadi peperangan, Bani Muhzum lah yang mengurus gudang senjata dan gudang tenaga tempur. Suku inilah yang mengumpulkan kuda dan senjata bagi prajurit-prajurit.
Tidak ada cabang suku Quraisy lain yang bisa lebih dibanggakan seperti Bani Makhzum. Ketika diadakan kepungan maut terhadap orang-orang Islam di lembah Abu Thalib, orang-orang Bani Makhzum lah yang pertama kali mengangkat suaranya menentang pengepungan itu.
Latihan Pertama
Kita tidak banyak mengetahui mengenai Khalid pada masa kanak-kanaknya. Tetapi satu hal kita tahu dengan pasti, ayah Khalid orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Thaif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya.
Dia lebih leluasa dan tidak usah belajar berdagang. Dia tidak usah bekerja untuk menambah pencaharian orang tuanya. Kehidupan tanpa suatu ikatan memberi kesempatan kepada Khalid mengikuti kegemarannya. Kegemarannya ialah adu tinju dan berkelahi.
Saat itu pekerjaan dalam seni peperangan dianggap sebagai tanda seorang Satria. Panglima perang berarti pemimpin besar. Kepahlawanan adalah satu hal terhormat di mata rakyat.
Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang di mata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Satu-satunya permintaan Khalid ialah agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya di dalam hal adu tenaga. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya ke dalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang.
Pandangan yang ditunjukkannya mengenai taktik perang menakjubkan setiap orang. Dengan gamblang orang dapat melihat, bahwa dia akan menjadi ahli dalam seni kemiliteran.
Dari masa kanak-kanaknya dia memberikan harapan untuk menjadi ahli militer yang luar biasa senialnya.
Menentang Islam
Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol diantara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi Islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama Islam dan penganut-penganut Islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang Islam. Tunas Islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri digaris paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajar dan seirama dengan kehendak alam.
Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai pekelahi.
Peristiwa Uhud
Kekalahan kaum Quraisy di dalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan Arang telah tercoreng di muka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar.
Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud.
Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Di bukit Uhud masih ada suatu tanah genting, di mana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing.
Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahan-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam.
Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak.
Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan.
Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan.
Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang.
Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam di pusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat.
Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam.
Hanya pahlawan Khalid lah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy.
Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya. Betapapun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata kematianya di atas ranjang. Betapa menyesalnya Khalid harapan untuk mati sahid di medan perang ternyata tidak tercapai dan Allah menghendakinya mati di atas tempat tidur, sesudah perjuangan membela Islam yang luar biasa itu. Demikianlah kekuasaan Allah. Manusia berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya sesuai dengan kemaua-Nya.



 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Makalah tentang Keutamaan Membaca Al-Qur'an

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog



Asalamuallaikum WR.WB.
Sebagian orang malas membaca Al Quran padahal di dalam terdapat petunjuk untuk hidup di dunia.
Sebagian orang merasa tidak punya waktu untuk membaca Al Quran padahal di dalamnya terdapat pahala yang besar.
Sebagian orang merasa tidak sanggup belajar Al Quran karena sulit katanya, padahal membacanya sangat mudah dan sangat mendatangkan kebaikan. Mari perhatikan hal-hal berikut:
Membaca Al Quran adalah perdagangan yang tidak pernah merugi
{الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (30)}
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
قال قتادة  رحمه الله: كان مُطَرف، رحمه الله، إذا قرأ هذه الآية يقول: هذه آية القراء.
“Qatadah (wafat: 118 H) rahimahullah berkata, “Mutharrif bin Abdullah (Tabi’in, wafat 95H) jika membaca ayat ini beliau berkata: “Ini adalah ayat orang-orang yang suka membaca Al Quran” (Lihat kitab Tafsir Al Quran Al Azhim).
Asy Syaukani (w: 1281H) rahimahullah berkata,
أي: يستمرّون على تلاوته ، ويداومونها .
“Maksudnya adalah terus menerus membacanya dan menjadi kebiasaannya”(Lihat kitab Tafsir Fath Al Qadir).
Dari manakah sisi tidak meruginya perdagangan dengan membaca Al Quran?
1) Satu hurufnya diganjar dengan 1 kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan.
عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ».
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود رضى الله عنه قَالَ : تَعَلَّمُوا هَذَا الْقُرْآنَ ، فَإِنَّكُمْ تُؤْجَرُونَ بِتِلاَوَتِهِ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ، أَمَا إِنِّى لاَ أَقُولُ بِ الم وَلَكِنْ بِأَلِفٍ وَلاَمٍ وَمِيمٍ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرُ حَسَنَاتٍ.
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan itu untuk الم  , akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 660).
Dan hadits ini sangat menunjukan dengan jelas, bahwa muslim siapapun yang membaca Al Quran baik paham atau tidak paham, maka dia akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan. Dan sesungguhnya kemuliaan Allah Ta’ala itu Maha Luas, meliputi seluruh makhluk, baik orang Arab atau ‘Ajam (yang bukan Arab), baik yang bisa bahasa Arab atau tidak.
2) Kebaikan akan menghapuskan kesalahan.
{إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ} [هود: 114]
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud: 114)
3) Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran pahala dari Allah.
عنْ تَمِيمٍ الدَّارِىِّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ»
“Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).
4) Bacaan Al Quran akan bertambah agung dan mulia jika terjadi di dalam shalat.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلاَثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ ». قُلْنَا نَعَمْ. قَالَ « فَثَلاَثُ آيَاتٍ يَقْرَأُ بِهِنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثِ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ ».
“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah salah seorang dari kalian jika dia kembali ke rumahnya mendapati di dalamnya 3 onta yang hamil, gemuk serta besar?” Kami (para shahabat) menjawab: “Iya”, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Salah seorang dari kalian membaca tiga ayat di dalam shalat lebih baik baginya daripada mendapatkan tiga onta yang hamil, gemuk dan besar.” (HR. Muslim).
Membaca Al Quran bagaimanapun akan mendatangkan kebaikan
 عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ ».
“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).
Membaca Al Quran akan mendatangkan syafa’at
عَنْ أَبي أُمَامَةَ الْبَاهِلِىُّ رضى الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ…
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
Masih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang memotivasi seseorang untuk memperbanyak bacaan Al Quran terutama di bulan membaca Al Quran.
Dan pada tulisan kali ini hanya menyebutkan sebagian kecil keutamaan dari membaca Al Quran bukan untuk menyebutkan seluruh keutamaannya.
Dan ternyata generasi yang diridhai Allah itu, adalah mereka orang-orang yang giat dan semangat membaca Al Quran bahkan mereka mempunyai jadwal tersendiri untuk baca Al Quran.
عَنْ أَبِى مُوسَى رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنِّى لأَعْرِفُ أَصْوَاتَ رُفْقَةِ الأَشْعَرِيِّينَ بِالْقُرْآنِ حِينَ يَدْخُلُونَ بِاللَّيْلِ وَأَعْرِفُ مَنَازِلَهُمْ مِنْ أَصْوَاتِهِمْ بِالْقُرْآنِ بِاللَّيْلِ وَإِنْ كُنْتُ لَمْ أَرَ مَنَازِلَهُمْ حِينَ نَزَلُوا بِالنَّهَارِ…».
“Abu Musa Al Asy’ary radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku benar-benar mengetahui suara kelompok orang-orang keturunan Asy’ary dengan bacaan Al Quran, jika mereka memasuki waktu malam dan aku mengenal rumah-rumah mereka dari suara-suara mereka membaca Al Quran pada waktu malam, meskipun sebenarnya aku belum melihat rumah-rumah mereka ketika mereka berdiam (disana) pada siang hari…” (HR. Muslim).
MasyaAllah, coba kita bandingkan dengan diri kita apakah yang kita pegang ketika malam hari, sebagian ada yang memegang remote televisi menonton program-program yang terkadang bukan hanya tidak bermanfaat tetapi mengandung dosa dan maksiat, apalagi di dalam bulan Ramadhan.
Dan jikalau riwayat di bawah ini shahih tentunya juga akan menjadi dalil penguat, bahwa kebiasan generasi yang diridhai Allah yaitu para shahabat radhiyallahu ‘anhum ketika malam hari senantiasa mereka membaca Al Quran. Tetapi riwayat di bawah ini sebagian ulama hadits ada yang melemahkannya.
عَنْ أَبِى صَالِحٍ رحمه الله قَالَ قَالَ كَعْبٌ رضى الله عنه: نَجِدُ مَكْتُوباً : مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ فَظٌّ وَلاَ غَلِيظٌ ، وَلاَ صَخَّابٌ بِالأَسْوَاقِ ، وَلاَ يَجْزِى بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ ، وَلَكِنْ يَعْفُو وَيَغْفِرُ ، وَأُمَّتُهُ الْحَمَّادُونَ ، يُكَبِّرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى كُلِّ نَجْدٍ ، وَيَحْمَدُونَهُ فِى كُلِّ مَنْزِلَةٍ ، يَتَأَزَّرُونَ عَلَى أَنْصَافِهِمْ ، وَيَتَوَضَّئُونَ عَلَى أَطْرَافِهِمْ ، مُنَادِيهِمْ يُنَادِى فِى جَوِّ السَّمَاءِ ، صَفُّهُمْ فِى الْقِتَالِ وَصَفُّهُمْ فِى الصَّلاَةِ سَوَاءٌ ، لَهُمْ بِاللَّيْلِ دَوِىٌّ كَدَوِىِّ النَّحْلِ ، مَوْلِدُهُ بِمَكَّةَ ، وَمُهَاجِرُهُ بِطَيْبَةَ ، وَمُلْكُهُ بِالشَّامِ.
“Abu Shalih berkata: “Ka’ab radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kami dapati tertulis (di dalam kitab suci lain): “Muhammad adalah Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, tidak kasar, tidak pemarah, tidak berteriak di pasar, tidak membalas keburukan dengan keburukan akan tetapi memaafkan dan mengampuni, dan umat (para shahabat)nya adalah orang-orang yang selalu memuji Allah, membesarkan Allah ‘Azza wa Jalla atas setiap perkara, memuji-Nya pada setiap kedudukan, batas pakaian mereka pada setengah betis mereka, berwudhu sampai ujung-ujung anggota tubuh mereka, yang mengumandangkan adzan mengumandangkan di tempat atas, shaf mereka di dalam pertempuran dan di dalam shalat sama (ratanya), mereka memiliki suara dengungan seperti dengungannya lebah pada waktu malam, tempat kelahiran beliau adalah Mekkah, tempat hijranya adalah Thayyibah (Madinah) dan kerajaannya di Syam.”
Maksud dari “mereka memiliki suara dengungan seperti dengungannya lebah pada waktu malam” adalah:
أي صوت خفي بالتسبيح والتهليل وقراءة القرآن كدوي النحل
“Suara yang lirih berupa ucapan tasbih (Subhanallah), tahlil (Laa Ilaaha Illallah), dan bacaan Al Quran seperti dengungannya lebah”. (Lihat kitab Mirqat Al Mafatih Syarh Misykat Al Mashabih).
Salah satu ibadah paling agung adalah membaca Al Quran
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما : ضَمِنَ اللَّهُ لِمَنَ اتَّبَعَ الْقُرْآنَ أَنْ لاَ يَضِلَّ فِي الدُّنْيَا ، وَلاَ يَشْقَى فِي الآخِرَةِ ، ثُمَّ تَلاَ {فَمَنَ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى}.
“Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Allah telah menjamin bagi siapa yang mengikuti Al Quran, tidak akan sesat di dunia dan tidak akan merugi di akhirat”, kemudian beliau membaca ayat:
{فَمَنَ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى}
“Lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka”. (QS. Thaha: 123) (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah).
عَنْ خَبَّابِ بْنِ الْأَرَتِّ رضى الله عنه أَنَّهُ قَالَ: ” تَقَرَّبْ مَا اسْتَطَعْتَ، وَاعْلَمْ أَنَّكَ لَنْ تَتَقَرَّبَ إِلَى اللهِ بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ كَلَامِهِ “.
“Khabbab bin Al Arat radhiyallahu ‘anhu berkata: “Beribadah kepada Allah semampumu dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan pernah beribadah kepada Allah dengan sesuatu yang lebih dicintai-Nya dibandingkan (membaca) firman-Nya.” (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi).
عَنْ عَبْدِ اللهِ بن مسعود رضى الله عنه ، أنه قَالَ: ” مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَعْلَمَ أَنَّهُ يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ فَلْيَنْظُرْ، فَإِنْ كَانَ يُحِبُّ الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ “.
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Siapa yang ingin mengetahui bahwa dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah jika dia mencintai Al Quran maka sesungguhnya dia mencintai Allah dan rasul-Nya.” (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi).
وقال وهيب رحمه الله: “نظرنا في هذه الأحاديث والمواعظ فلم نجد شيئًا أرق للقلوب ولا أشد استجلابًا للحزن من قراءة القرآن وتفهمه وتدبره”.
“Berkata Wuhaib rahimahullah: “Kami telah memperhatikan di dalam hadits-hadits dan nasehat ini, maka kami tidak mendapati ada sesuatu yang paling melembutkan hati dan mendatangkan kesedihan dibandingkan bacaan Al Quran, memahami dan mentadabburinya”.
Waallaikumsalam.WRB.

Kesimpulan : Membaca Al-Qur’an mendatangkan berbagai manfaat seperti.
1.Mendatangkan kebaikan
2.Mendatangkan syafaat.dll.

SMP N 03 KARANGANYAR             









TUGAS AGAMA ISLAM

Nama    : Tiara ayu permatasari
No         : 30
Kelas    : 7 D
Mapel    : Agama islam


 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Tentang Keseimbangan Ekosistem

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog


KESEIMBANGAN EKOSISTEM

A. Pengertian Keseimbangan Ekosistem
Ekosistem adalah hubungan saling mempengaruhi (timbal balik) antara makhluk hidup dengan lingkungannya.Ekosistem dibentuk oleh komponen-komponen makhluk hidup (biotik) dan makhluk tidak hidup (abiotik).
Komponen biotik terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan. Komponen biotik dibedakan menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu:
1. Produsen, disebut organisme autotrof. Artinya organisme yang mampu menghasilkan makananya sendiri. Yang termasuk organisme autotrof adalah tumbuhan hijau, karena mampu melakukan fotosintesis.


2. Konsumen, disebut organisme heterotrof. Artinya organisme yang tidak mampu menghasilkan sendiri makanan di dalam tubuhnya. Mereka mendapatkan zat-zat organik yang telah dibentuk oleh produsen, atau dari konsumen lain yang menjadi mangsanya. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah hewan dan manusia.
3. Dekomposer, yaitu organisme yang mampu menguraikan zat-zat organik dari bangkai yang telah mati. Contohnya adalah bakteri, jamur dan mikroba.
Komponen abiotik adalah semua faktor penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda mati, antara lain : cahaya matahari, suhu, oksigen, air, tanah dan dsb. Cahaya matahari merupakan sumber energi dari semua organisme yang ada.
Dalam sebuah ekosistem terdapat satuan-satuan makhluk hidup, meliputi:
1. Individu, yaitu satuan terkecil dari makhluk hidup atau disebut juga satuan makhluk hidup tunggal.
2. Populasi, yaitu kelompok makhluk hidup yang sejenis dan menempati daerah tertentu.
3. Komunitas, yaitu sekumpulan populasi yang mendiami wilayah tertentu.
4. Ekosistem, yaitu hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
5. Bioma, yaitu kumpulan dari ekosistem dalam suatu wilayah tertentu. Contoh : gurun, padang rumput, savana dan steva.
6. Biosfer, yaitu semua ekosistem yang ada di permukaan bumi.
Dalam ekosistem pasti terdapat interaksi atau hubungan timbal balik antara komponen yang satu dengan yang lain. Interaksi yang terjadi bisa berupa interaksi yang saling menguntungkan, merugikan, atau tidak berpengaruh terhadap satu dengan yang lainnya. Jenis-jenis interaksi tersebut antara lain:
a. Simbiosis, terbagi menjadi tiga jenis : mutualisme (saling menguntungkan) , parasitisme (saling merugikan), komensalisme (yang satu diuntungkan yang lain tidak dirugikan).
b. Kompetisi, yaitu saling bersaing untuk mempertahankan hidup. Contoh : padi dengan gulma.
c. Netralisme, yaitu interaksi antar individu yang saling lepas atau tidak saling mempengaruhi. Contoh : kambing dengan kucing.
d. Predatorisme, yaitu interaksi antar organisme yang satu memakan yang lain. Contoh : harimau memakan rusa.



 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Sabtu, 20 April 2013

Info tentang Kerusakan Lingkungan Hidup

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog


KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam
Berbagai bentuk bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya lingkungan hidup. Dahsyatnya gelombang tsunami yang memporak-porandakan NAD dan Nias, serta gempa 5 skala Ritcher yang meratakan kawasan DIY dan sekitarnya, merupakan contoh fenomena alam yang dalam sekejap mampu merubah bentuk muka bumi.
Peristiwa alam lainnya yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Letusan gunung berapi
Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas magma di perut bumi yang menimbulkan tekanan kuat keluar melalui puncak gunung berapi.
Bahaya yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi antara
lain berupa:
1) Hujan abu vulkanik, menyebabkan gangguan pernafasan.
2) Lava panas, merusak, dan mematikan apa pun yang dilalui.
3) Awan panas, dapat mematikan makhluk hidup yang dilalui.
4) Gas yang mengandung racun.
5) Material padat (batuan, kerikil, pasir), dapat menimpa perumahan, dan lain-lain.
b. Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa disebabkan karena beberapa hal, di antaranya kegiatan magma (aktivitas gunung berapi), terjadinya tanah turun, maupun karena gerakan lempeng di dasar samudra. Manusia dapat mengukur berapa intensitas gempa, namun manusia sama sekali tidak dapat memprediksikan kapan terjadinya gempa.
Oleh karena itu, bahaya yang ditimbulkan oleh gempa lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan gunung berapi. Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di antaranya:

1) Berbagai bangunan roboh.
2) Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi putus.
3) Tanah longsor akibat guncangan.
4) Terjadi banjir, akibat rusaknya tanggul.
5) Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang).
c. Angin topan
Angin topan terjadi akibat aliran udara dari kawasan yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan bertekanan rendah.
Perbedaan tekanan udara ini terjadi karena perbedaan suhu udara yang mencolok. Serangan angin topan bagi negara-negara di kawasan Samudra Pasifik dan Atlantik merupakan hal yang biasa terjadi. Bagi wilayah-wilayah di kawasan California, Texas, sampai di kawasan Asia seperti Korea dan Taiwan, bahaya angin topan merupakan bencana musiman. Tetapi bagi Indonesia baru dirasakan di pertengahan tahun 2007. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan iklim di Indonesia yang tak lain disebabkan oleh adanya gejala pemanasan global.
Bahaya angin topan bisa diprediksi melalui foto satelit yang menggambarkan keadaan atmosfer bumi, termasuk gambar terbentuknya angin topan, arah, dan kecepatannya. Serangan angin topan (puting beliung) dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk:
1) Merobohkan bangunan.
2) Rusaknya areal pertanian dan perkebunan.
3) Membahayakan penerbangan.
4) Menimbulkan ombak besar yang dapat menenggelamkan kapal.
2. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia
Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.


Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia, antara lain:
a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.
Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan).
b. Perburuan liar.
c. Merusak hutan bakau.
d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman.
e. Pembuangan sampah di sembarang tempat.
f. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS).
g. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.


 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Cerpen : Kelopak Mawar yang Jatuh

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog


Kelopak Mawar yang Jatuh

“ Apapun, aku relakan demi cintaku untukmu  ”
Pagi ini,matahari masih enggan-enggannya muncul dari balik peraduannya. Ayam jantan masih bermalasan menyeruakkan suaranya nan merdu dan elok karena masih ingin mengatupkan matanya untuk mencari makan siang terik nanti. Tiap pagi, kayuhan sepeda tua dan usang itu selalu terdengar saat laki-laki muda itu menuju tempat dimana ia menimba ilmu. Menyusuri jalanan dengan mengepakkan senyuman hangat yang selalu ia kembangkan saat berpapasan dengan orang dijalan.
Namanya tak asing lagi ditelingga anak-anak sekolah SMA Harapan Bangsa. Seseorang yang sangat lekat dengan setumpuk kertas yang beradu jadi satu menjadi sebuah karya dari berbagai ilmuwan di seluruh dunia yang selalu ia bawa kemana pun ia pergi. Setiap haripun buku itu selalu berganti cover dan judul. Ya, si aneh kutu buku julukan dari teman sebayanya. Nama aslinya adalah Reza Aprianto. Seorang yang selalu pendiam dan bergelut dengan buku-buku bacaan. Dia hanya makan dengan sebuah buku tiap harinya, dengan kacamata kuda bejibun minus ia pake tiap hari. Sebenarnya dia memiliki wajah yang rupawan menarik perhatian. Namun sayang beribu sayang, tak ada satu gadis pun yang kecanthol dengan dia. Hingga Diaz seorang gadis yang berparas cantik , namun tingkahnya yang liar menjadikan nilai negatif bagi teman-temannya itu juga menolaknya karena penampilan Reza yang seperti misterius. Diaz adalah satusatunya wanita yang selalu ia puja dan bangga-banggakan. Sudah sekian lama Reza mencintai gadis itu, namun tiada keberanian yang kuat untuk menyatakan cintanya itu kepada Diaz. Cinta suci, penuh arti tersimpan dan tertata rapi jauh didalam lubuk hati Reza. Gadis yang ia taksir sejak ia duduk dibangku kelas 1 SMP.
Bulan Nopember,
Bel tanda masuk pelajaran dimulaipun berdendang, seperti biasa Reza selalu menyempatkan dirinya melirik sang pujaan hatinya Diaz di salah satu bangku yang kebetulan sebangku dengannya. Reza selalu mendapatkan nilai tertinggi dikelasnya sedangkan Diaz selalu mendapatkan nilai terendah dikelasnya. Hari ini akan diadakan ulangan Biologi, sama sekali Diaz belum belajar. Dengan segera dia pindah tempat duduk menuju tempat duduk kosong dekat Reza. Dengan hati yang senang dan berbunga-bunga, Reza mempersilahkan sang bunga hatinya untuk duduk di dekatnya.
“ Ulangan Bioologi nanti lo harus nyontekin gue! Kalau nggak, gue gapar lo! “ , kata Diaz
“Baiklah saying, apapun gue lakukan demi lo”
Suara tawa renyah seketika memenuhi seluruh isi kelas. HA..HA..HA
Pak Tomo ,guru Biologi yang terkenal garangpun masuk dengan sumringah.
“Anak-anak, keluarkan selembar kertas dan peralatan menulis kalian!”
Ulanganpun dimulai. Dengan sigap Diaz terus-terusan menyontek jawaban Reza. Namun, Reza tetap membiarkannya karena Diaz merupakan pujaan hati yang selama ini dia tunggu. Seketika,
“ Diaz, keluar kamu sekarang juga dari ruangan ini!”
“ Tapi , Pak. Saya pengen tetap ikut ulangan ini ”
“ Diaz, keluar kamu sekarang! “
“ Biar saya saja yang keluar, Pak” , seru Reza membela
“ Apa yang kamu lakukan Reza?”
“ Saya rela demi apapun untuk Diaz”
Huuuuuuuuuuuuu.. Seruan sorakan pun terdengar memecah keheningan di dalam kelas.
“ Baiklah, kalian berdua yang harus keluar!”
Dengan enteng, Diaz keluar kelas dan disusul Reza di belakangnya.

Bulan Desember,
Bulan pun berganti, Reza tidak akan pernah merobek kenangannya bersama Diaz di dalam memori nya. Gadis yang ia cintainya. Seperti biasa, Diaz membuat ulah, pagi ini dia sengaja mengumpulkan teman-teman se-geng nya untuk mengadakan tawuran dengan SMA lain istirahat nanti. Pada awal pelajaran dimulai Diaz mbolos dan lebih memilih makan di kantin.
Bel waktu istirahatpun berbunyi, dengan segera Diaz mengajak teman-temannya keluar sekolah dan siap untuk tawuran dengan siswa SMA lain. Tawuran pun berlangsung dengan sengit. Tanpa Diaz sadari sejumlah guru dari SMA-nya berhasil mengetahui dan memanggil Diaz menghadap Kepala Sekolah. Dan akhirnya, apa yang tidak ia inginkanpun terjadi. Skorsing 1 minggu
Selama skors Diaz berlangsung, Reza selalu ke rumahnya untuk membuatkan catatan-catatan pelajaran untuk Diaz. Bahkan dengan setianya , Reza selalu mengajari Diaz setiap dia selesai menyalinkan catatan untuk Diaz.
“ ngga usah lo susah payah kayak gini buat gue! Ngga ada gunanya!”
“ aku akan lakukan ini untuk mu, Aku sangat mencintaimu! “
“ Hahaha, Cuma karena cinta kamu rela seperti ini? Dasar Bodoh! Gue ngga akan nrima lo seandainya lo nembak gue “
“ Tapi Di, aku sangat mencintaimu “


Hari yang tidak diharapkan Diaz pun berakhir hari ini. Skorsing telah berakhir, senyumannya mengembang satu senti kekanan dan satu senti ke kiri. Dia kembali duduk di bangku kelas yang sangat ia rindukan. Kali ini, Reza tampak canggung melihat Diaz. Bukan malu ataupun hal lain, namun ia akan membuat strategi jitu untuk meluluhkan hati sang gadis impiannya. Bunyi bel istirahat berdendang memecahkan gendang telinga, Diaz duduk di sebuah bangku bercat putih di tengah taman luas, asri indah dan permai di sekolahnya. Tempat favorit Diaz dan juga teman-temannya. Dari balik tembok usang, Reza memperhatikan gadis itu dengan saksama dan penuh kasih sayang. Hari ini, Reza merelakan untuk tidak membaca buku bacaannya yang selalu menjadi teman bahkan makanan kesehariannya.
Dia mencoba menulis sebuah untaian kata-kata yang terajut dalam sebuah kalimat hingga menghasilkan suatu karya yang indah. Tulisan yang ia tulis dengan sepenuh hati dengan memperhatikan wajah manis Diaz.

Seandainya kata bisa bicara
Lebih jelas dari hanya sekedar kata
Mungkin aku tak perlu lagi membuat puisi cinta untukmu
Maka izinkanlah goresan tinta
Bicara lebih banyak tentang apa yang tersimpan
Tentang rasa yang ada dalam dada
Aku merasa seperti menginjak bumi pertama kali
Saat bertemu denganmu
Rambut yang indah
Mata yang mempesona
Bibir yang manis
Sebuah kesan yang begitu menggoda darimu
Dan, rasa ini pun lahir
Yang tak bisa terbaca dengan kata-kata
Yang mengusik hati dan pikiran
Aku hanya ingin mengenalmu lebih jauh
Berbincang tentang apapun
Dan menertawakan hembusan angin yang selalu bersama
Tidakkah aku aneh bagimu?
Aku mencoba menebak rembulan
Pun meleset, setidaknya kudapatkan sepotong bintang
Seandainya cintaku hanya bertepuk sebelah tangan
Setidaknya aku telah jujur mengungkapkannya padamu
Dan, apapun aku relakan demi cintaku untukmu
Walaupun , sendainya kamu tidak menyadari ketulusan pengorbananku






Puisi itu, akan Reza persembahkan untuk Diaz.

12 – 12 – 2012
Hari ini, adalah hari libur semester gasal. Reza memiliki sebuah harapan dimana dia akan menyatakan cintanya untuk Diaz. Pagi buta, dia sudah bangun untuk membuka kembali puisi yang telah ia rangkai dengan lembut tulusnya. Di masukkannya tulisan itu di dalam sebuah kotak kecil berbentuk hati berwarna merah muda. Ia kayuh sepeda tua usangnya dan kemudian mengarah ke sebuah toko dimana tercium wewangian semerbak yang membikin hati siapa saja dapat menikmati sebuah ketentraman dalam hati baik yang sedang dilanda kegembiraan maupun kegalauan.
Setangkai bunga mawar merah segar yang Reza pilih untuk sebuah tanda cintanya untuk Diaz. Sebuah tanda pengorbanan yang ia berikan untuk Diaz calon kekasih hatinya. Kemudian , dia arahkan kayuhan sepeda tua menuju salah satu toko aksesoris. Dia akan membelikan Diaz sebuah pengikat rambut yang cantik nan lucu. “ Diaz , semoga kau tidak melihat pemberianku ini dari nilainya. Namun kamu harus melihat pemberianku ini dari ketulusan hatiku saat aku memberikannya untukmu. Sebuah penjerat rambut ini aku lukiskan menjadi sebuah benda yang akan selalu kamu kenakan saat kita akan berkencan nanti “ , sederet ucapan dari hati Reza. Sebuah jepit rambut berwarna biru dengan hiasan seekor kupu-kupu plastic kecil yang menambah cantik penampilannya.
Reza bergegas kembali ke rumah untuk memoles dirinya. Ia kenakan kemeja kesayangannya pemberian dari neneknya saat ia masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Sudah lama ia tidak kenakan kemeja itu karena ngga ada satu alasanpun agardia memakainya. Dengan celana jeans hitam yang using pula ia pakai. Ia sisir rambut hitam lurusnya dengan rapi. Berulang kali ia mematutkan diri di depan cermin. Ia sangat yakin Diaz akan menerima cintanya nanti.
Matahari terik menyengat kulit setiap otang yang ada di bawahnya. Reza mengayuh kembali sepeda tuanya. Perasaan Reza kini menjadi bercampur aduk menjadi satu. Seorang Reza yang awalnya terlihat misterius dengan santapan buku setiap detiknya, kini berubah menjadi Reza yang memiliki wajah yang tampan , tinggi , putih dan maco. Beberapa langkah lagi dia akan sampai di rumah Diaz. Sesampainya di depan pintu gerbang perumahan Diaz, ia berhenti sesaat untuk memantapkan hatinya. Disapanya satpam penjaga pintu dengan wajah rupawannya.
Tiba-tiba, Hitam.. gelap .. pekat.. sakit.. semuanya berubah menjadi menyeramkan. Suasana itu begitu membuatku takut, membuat air mataku tumpah. Keadaan yang tadinya cerah berubah menjadi mendengung dengan petir yang membuat semua orang merasa tegang. Pandanganya seolah-olah kabur dan lamat-lama ia perhatikan  sebuah truck dengan kecepatan tinggi menghantam tubuhnya hingga sepeda tua kesayangannya remuk dan hancur berkeping-keping. Tubuhnya terpelanting hingga depan rumah Diaz. Kepalanya terbentur aspal cukup keras.
Diaz lari menghampiri tubuh Reza yang penuh dengan darah yang mengalir dari belakang kepalanya. Wajahnya penuh dengan darah dan luka yang menyayat seluruh pipinya. Wajah tampan Reza berubah menjadi memprihatinkan an menyedihkan. Air matapun jatuh dari matanya yang cantik itu. Air mata hangat dan penuh penyesalan meluncur bebas , mengalir dari pipi Diaz. Ia memeluk erat tubuh Reza yang bersimbah darah dan lemas itu. Banyak orang yang tengah datang menghampiri mereka berdua.
“ Rezaaaaaaaaaaaaa, maafkan aku “ sebuah kalimat penyesalan yang membuat seluruh orang yang menyaksikannya ikut meneteskan sebuah air mata duka.

Diaz baru menyadari adanya sebuah  bingkisan berwarna merah muda dan setangkai mawar merah tergenggam erat di tangan Reza. Di dalamnya terdapat sebuah kotak persegi biru kecil dan  kotak berbentuk hati berwarna merah muda. Perlahan-lahan ia buka kotak demi kotak dengan hati-hati. Ia temukan sebuah jepit rambut berwarna biru dan secarik puisi di dalam masing-masing kotak. Ia baca kata demi kata, kalimat demi kalimat serta bait demi bait puisi yang menggambarkan perasaan hati Reza kepada Diaz. Air mata Diaz kembali mengalir deras membanjiri pipinya. Ia menyesal telah menghiraukan Reza bahkan pernah ia mencaci-maki Reza. Ia telah menyia-nyiakan pengorbanan yang telah Reza berikan untuknya. Pengorbanan demi cintanya untuk Diaz, pengorbanan yang tulus keluar dari lubuk hati seorang kutu buku bernama Reza. Ia pungut kembali setangkai mawar merah itu. Diaz kecup mawar merah itu. Sebuah kelopak mawar yang jatuh membuat air mata Diaz untuk kesekian kalianya mengalir , kini hati Diaz hancur lebur dan jatuh bersama kelopak mawar itu. Ia peluk dan dekap erat tubuh Reza yang lemas itu. “ Apapun, aku relakan demi cintaku untukmu  ” sebuah kalimat yang hingga kini masih terngiang-ngiang di dalam pikiran Diaz. Sebuah kalimat yang tercantum dalam puisi yang telah Reza tuliskan untuk Diaz.  Tangisan penuh penyesalan yang hanya dapat ia perlihatkan untuk Reza. Air mata penuh dosa yang hanya bisa mengalir di depan jasad orang yang telah memberiak suci tulus cintanya, sebongkah pengorbanan untuknya dan kini semuanya telah berakhir bersama dengan kepergian Reza.


Note“Kelopak mawar yang telah jatuh selamanya tidak akan kembali lagi bersatu dengan badan mawarnya. Sama halnya dengan sebuah kisah cinta yang telah terukir manis dalam sebuah tulisan saya. Segala sesuatu yang telah kita sia-siakan selamanya tidak akan pernah kembali untuk kita peroleh kembali. “

Dini Rusnia Astari
X6 / 12



 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Pembahasan tentang Upacara Midodareni

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog



Kelompok 5
Tugas Bahasa Jawa
Upacara Midodareni







Jenenge Anggota :
Anggit Cipto Prasdiko     (02)
Dini Rusnia Astari           (08)
Fajar Sulistyo Nugroho  (10)
M. Faris Aulia Rahma       (14)
Madina Dwi Panuntun     (15)

Karanganyar , 2 Nopember 2011

Upacara Midodareni

Upacara iki dilaksanake ing malem sawise Siraman. Midodareni ateges ndadekne pengantin  wanita  kaya ayune Dewi Widodari. Pengantin wanita arep ditinggal neng kamar kawit jam 6 sore nganti tengah wengi lan dikancani kanca-kanca wadon liyane. Kanca-kancane kuwi kudu omong-omongan lan menehi nasehat kanggo pengantin wanita.
Wong tuane pengantin wanita arep menehi maeman kanggo sing terakhir. Amarga wiwit sesuk dheweke wis dadi tanggung jawabe bojone.
Peningsetan
Peningsetan asale saka kata ‘singset’ utawa langsing,nduweni arti kanggo mempersatuke. Keloro kaluarga pengantin setuju kanggo keloro anake disatuke ing tali pernikahan. Kaluarga penganten lanang teko neng omahe pengantin wanita nggawa hadiah kayata :
1.     Sak set Suruh Ayu  utawa godhong kang wangi mambune , artine ndongake supaya selamet
2.    Ageman batik kang motife bedha-bedha , artine ndongake supaya bahagia
3.    Kain kebaya , artine ndongake supaya seneng
4.    Stagen warna putih , artine kapinginan kang kuat saka pengantin waita
5.    Buah – buahan , artine ndongake supaya sehat
6.    Sepasang cincin kanggo kekalih pengantin
7.    Duwit , kanggo upacara perkawinan

Upacara iku uga disebut upacara Serah-Serahan bias diartine calon pengantin wanita diserahake neng keluarga calon pengantin lanang dadi menantune utawa calon pengantin lanang Nyantri neng omahe calon penganten wanita.
Sesajen kanggo upacara Midodareni :
1.     Sega dimasak nganggo santen
2.    Ayam ingkung sing wis dimasak
3.    Bumbu janganan
4.    Kembang telon
5.    Teh lan kopi pahit
6.    Degan nganggo gula jawa
7.    Lampu lentera sing diurupne
8.    Kembang setaman
9.    Lemper , kue
10.  Pisang Raja
11.   Rokok lan kretek
Barang – barang sing dikekne ning kamar pengantin :
1.     Sak set Kembar Mayang
2.    2 Kendi sing diisi pring , jamu , beras , kacang , lsp. Lan ditutupi kain batik
3.    2 kendi sing diisi banyu kembang setaman ditutupi godhong dadap serep
4.    Ukub yaiku nampan kang isine wangi-wangian godhong lan kembang sing dikekne neng ngisor amben/tempat tidur
5.    Suruh Ayu
6.    Kacang
7.    7 macam kain tradisional

Maeman sesajen bias ditokne saka kamar sawise tengah wengi. Kaluarga lan tamu bisa nyicipi panganan mau.
Nyantri
Saksuwene acara Midodareni , calon pengantin lanang ora oleh mlebu nemoni keluarga pengantin wanita. Kaluarga sing ana ing jero ngomah , calon pengantin lanang oleh lungguh ning ngarep omah lan dikancani anggota kaluarga. Ing wektu kuwi , dheweke mung diwenehi sagelas wedhang putih lan ora oleh ngrokok. Calon pengantin lanang lagi oleh mlebu maem ing tengah wengi. Iku ateges pelajaran menawa dhewke kudu bisa nahan luwe lan godaan.
Sadurunge kaluarga ninggalke omah , wongtuane nitipke anake neng kaluarga calon pengantin wanita. Lan wengi kuwi calon penganten lanang ora mulih ning ngomah. Sawise kabeh metu lan mulih , lagi calon penganten lanang oleh mlebu ning ora oleh mlebu kamar pengantin. Calon mertuane wis nyiapake panggonan kanggo wengi kuwi. Iki disebut Nyantri. Nyantri dilaksanake kanggo alasan keamanan lan praktis. Ngelingi menawa sesuk calon penganten didandani lan disiapne kanggo upacara Ijab lan acara –acara liyane..


 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com