Pages

Social Icons

Beranda

Friday, 24 May 2013

Tentang Globalisasi dan Dampak Positif serta Negatifnya

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog

GLOBALISASI
Pengertian Globalisasi
Secara historis, globalisasi berarti meluasnya pengaruh suatu kebudayaan dan iptek ke seluruh penjuru dunia. Globalisasi juga berarti suatu fenomena khusus dalam peradapan manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu.
Menurut Princeton N. Lyman, globalisasi biasanya diartikan dengan pernyataan “rapid growth of interdependency and connection inthe world of trade and finance.” Davit Loy, seorang tokoh dari universitas Bunkyo menyatakan bahwa globalisasi sebagai “a complex set of developments: econimic, political, technological, and cultural.” Artinya, globalisasi merupakan pembangunan yang kompleks disegala bidang, baik ekonomi, politik, teknologi, maupun budaya.
Dengan demikian, globalisasi adalah suatu himpunan proses global berbagai jenis obyek yang melibatkan berbagai bidang aktivitas manusia.
Proses Terjadinya Globalisasi
                             Proses globalisasi muncul karena adanya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi ditandai dengan adanya teknologi satelit, telepon, dan internet. Sedangkan perkembangan transportasi ditandai dengan adanya alat transportasi modern.
                                Wujud arus globalisasi adalah:
·         Arus etnis berupa mobilitas manusia dalam bentuk imigran, turis,eksodus, pengungsi, dll
·         Arus teknologi berupa mobilitas teknologi, munculnya organisasi multinasional dan organisasi transnasional.
·         Arus keuangan berupa mobilitas penanaman modal asing, investasi, ekspor, dan impor.
·         Arus gagasan atau pendapat beupa mengingatnya nilai baru dan dunia sehingga menjadi isu internasional.
Pengaruh Globalisasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Beberapa pengaruh globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah sebagai berikut:
a)      Pengaruh Globalisasi Teknologi
b)      Pengaruh Globalisasi Pasar Bebas
c)       Pengaruh Globalisasi Budaya
Dampak Positf dan Negatif dari Globalisasi:
1.       Dampak positif dari globalisasi, seperti:
·         Perubahan sistem pengetahuan menjadi maju.
·         Perubahan nilai budaya yang baik.
·         Perubahan etos budaya yang baik.
·         Perubahan kepercayaan.
·         Perubahan pandangan hidup.
2.       Dampak negatif dari globalisasi, seperti:
·         Keguncangan budaya.
·         Ketimpangan budaya.




 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Puisi : Daun Kering Karya Budhi Setyawan

Terimakasih Atas Kunjungannya :-) 
Thanks For Visiting My Blog 

DAUN KERING
   
  malam kian dingin
  ketika aku sembunyi di dalam suara gamelan
  yang di bawa oleh angin
   
  seperti tak putus
  aku mencari berita
  namun masih sepi
   
  ku ingin dekat 
  obormu yang menyala-nyala
  terangi langkah dan duniaku
   
  di mana adamu
  mengembara bertapa
  tanpa berita tanpa suara
   
  ku laksana daun kering
  melayang diterbangkan angin
  di ruang gelap gulita
   
  terasa kian berat
  hadapi hari-hari di depan
  berjalanku tak lagi tegap
   
  terselubung riuh dan ruwet
  jauh dari cahayamu
  kabut di seputaran pandangan 
   
  engkaulah
  guruku, kekasihku, oborku
  temanilah jiwaku belajar tentang cinta di dalam hati
   
  Karya :  Budhi setyawan

 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Dampak Globalisasi bagi Bangsa Indonesia dibidang Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Pertahanan Keamanan

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog

1. Dalam Bidang Politik
  • Penyebaran nilai-nilai politik Barat baik secara langsung atau tidak langsung dalam bentuk demonstrasi yang semakin berani dan semakin bebas tak terkendali dengan kontak fisik sampai terjadinya kerusuhan yang anarkis.
  • Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah untuk mencapai mufakat dan gotong royong.
  • Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan semangat individual, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
  • Semakin masyarakat memberikan perhatian akan transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
  • Semakin banyak lahirnya partai politik, organisasi-organisasi di luar pemerintah seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki kepentingan-kepentingan tertentu.
2. Dalam Bidang Ekonomi
  • Berlakunya konsep kepemilikan modal besar akan semakin kuat dan yang kecil semakin tersingkir.
  • Pemerintah hanya sebagai regulasi dalam pengaturan ekonomi yang mekanismenya ditentukan oleh pasar.
  • Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya sudah semakin ditinggalkan.
  • Kompetisi produk dan harga semakin tinggi sejalan dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin selektif.
3. Dalam Bidang Sosial dan Budaya
  • Semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan transportasi.
  • Semakin mudahnya nilai-nilai Barat masuk melalui berbagai media cetak dan elektronik yang terkadang ditiru habis-habisan oleh masyarakat.
  • Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal.
  • Semakin lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, kesetiakawanan sosial dan juga kebersamaan dalam menghadapi kesulitan tertentu.
  • Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
4. Dalam Bidang Hukum, Pertahanan dan Keamanan

  • Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
  • Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat.
  • Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum (polisi, jaksa dan hakim) yang lebih profesional, transparan dan akuntabel.
  • Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan, kedaulatan dan ketertiban negara yang profesional.
  • Semakin berkurangnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan dan ketertiban negara karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab tentara dan polisi.

 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Contoh Pidato Dalam Bahasa Jawa dalam Peringatan aulid Nabi Muhammad

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog

Contoh Pidato Bahasa Jawa Prakata Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW :


Ingkng kinurmatan  rama kyai ……………. Ingkang kito ajeng2 fatwanipun, ingkang kawulo hormati sesepuh soho pini sepuh , ingkang kito ajeng2 wejangan2nipun. Dumateng Bpk kepala desa sa’perangkatipun ingkang kito taati peraturan lan perintahipun. Dumateng sedoyo hadirin/hadirat kaum muslimin/muslimat ingkang kawulo hormati.
Kanthi ngucapaken raos sukur Alhamdulillah dumateng ngarsaning gusti Allah ta’ala. Katitik ngantos ing punika wekdal panjenengan saha kula taksih pinaringan Rahmat lan hidayahipun sahingga wonten adicara pengetan Maulid Nabi Muhammad SAW, punika kita sedoyo saged angrawuhi lan makempal wonten ing masjid Miftahul Huda miriki.
Satemah ing ndalu punika kita saged makempal wonten ing papan punika saperlu amengeti dinten wiyosipun Kanjeng Nabi Muhammad SAW, kaping kalihipun shalawat lan salam mugi2 konjuk dumateng junjungan kita Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
Awit labuh labatipun sahengga agami Islam tuwuh angrembaka wonten ing zaman saniki, lan Islam ingkang sampun kita rungkepi punika, mila kita saged ambentenaken perkawis ingkang njlomprongaken lan perkawis ingkang nguntungaken.
Hadirin hadirat kaum muslimin muslimat Rahimmakumullah….
Kados sampun kasebataken dening pranatacara, bilih kulo minangka mewakili saking segenap Panitia pengetan Maulid Nabi Muhammad SAW. Minangka pangarsaning panitia kulo hangaturaken sewu2 agunging apnuwun dhumateng para hadirin hadirat sedaya ingkang sampun kepareng nglonggaraken wekdal saperlu ngrawuhi acara punika.
Kula rumaos bombong awit panyengkuyung lan keshadaranipun umat Islam kanti  ikhlas sampun sesarengan hanyengkuyung kaleksananipun tata adicara pengetan Maulid Nabi Muhammad SAW ing ndalu punika rencana lan tujuanipun sagunging para panitia ngawontenaken adicara punika mboten sanes hanguri-uri murih ngrembakaning ajaran Islam ingkang sampun kaasta dening Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
Mugi2 gusti Allah paring lelintu dhumateng amalan kita wonten ing ndalu punika kanti ganjaran ingkang sebobot lan satimbang kaliyan pandamel kita, Amin….
Para Bapak/ibu sagunging para kaum muslimin/muslimat ingkang kinurmatan, sepisan malih sagunging panitia tansah ngatuaken agunging panuwun dhumateng para Bapak ibu lan sederek sedaya sarta sadaya ingkang ingkang sampun kepareng hanyengkuyung wontenipun tata adicara pengetan Maulid Nabi Muhammad SAW punika.
Lan kula pinangka pangarsaning panitia sarta para kadang panitia tansah nyuwun agunging samodra pangaksami, awit kula sakadang hangrumaosi bilih anggenipun hanggaturaken papan palenggahan saha samukawisipun kirang mranani dumateng manah panjenengan sedaya.
Mbok menawi cekap semanten ingkang dados atur kulo wonten ing acara punika, kiranging basa kula tansah nyuwun sih agunging pangaksami, purnaning atur, Billahi taufiq wal hidayah .. 

Semoga bermanfaat.....

Source :
http://mugosukses.blogspot.com/

 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Tuesday, 21 May 2013

Tentang Tokoh Wayang : Semar

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog


ARTI SEMAR
       Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya
Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul
       Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi  kesejahteraan manusia
Javanologi : Semar = Haseming samar-samar
Harafiah : Sang Penuntun Makna Kehidupan
Ciri-ciri SEMAR
l  Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang.
l   Maknanya : "Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tunggal". Sedang tangan kirinya bermakna "berserah total dan mutlak serta sekaligus simbol keilmuan yang netral namun simpatik
l  Rambut semar "kuncung" maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan. Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi.
l  Semar barjalan menghadap keatas maknanya : "dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat".
l  Ciri sosok semar adalah
- Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua
- Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan
- Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa
- Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok
- Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya
Di dalam cerita pewayangan, Semar adalah putra Sang Hyang Wisesa, ia diberi anugerah mustika manik astagina, yang mempunyai 8 daya, yaitu:
  1.tidak pernah lapar                                5.tidak pernah merasa                                                                                                               capek
  2.tidak pernah mengantuk    6.tidak pernah menderita                                                                                               sakit
  3.tidak pernah jatuh cinta   7.tidak pernah kepanasan
  4.tidak pernah bersedih      8.tidak pernah kedinginan
kedelapan daya tersebut diikat pada rambut yang ada di ubun-ubun atau kuncung.
SEJARAH SEMAR
l  Tokoh Semar pertama kali ditemukan dalam karya sastra zaman Kerajaan Majapahit berjudul Sudamala.
l  Peran Semar tidak hanya sebagai pengikut saja, melainkan juga sebagai pelontar humor untuk mencairkan suasana yang tegang.
l  Ketika kerajaan-kerajaan Islam berkembang di Pulau Jawa, pewayangan pun dipergunakan sebagai salah satu media dakwah

*        Salah satu Sunan yang menyebarkan kebudayaan wayang yaitu Sunan KALIJAGA.
*        Semar merupakan penjelmaan dari Batara Ismaya, kakak dari Batara Guru, raja para dewa.
*        Batara Ismaya menikah dgn Dewi Anggana,putri dari Syanghang Hening.
*        Dari pernikahan itu menghasilkan 10 anak,yaitu:

1.Batara Wungkuham, 2.Batara Surya,       3.Batara Candra,   4.Batara Tamburu, 5.Batara Siwah,      6.Batara Kuwera,   7.Batara Yamadipati, 8.Batara Kamajaya, 9.Batara Mahyanti, 10.Batari Darmanastiti
  Semar memiliki bentuk fisik yang sangat unik, seolah-olah ia merupakan simbol penggambaran jagad raya. Tubuhnya yang bulat merupakan simbol dari bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.
  Semar selalu tersenyum, tapi bermata sembab. Penggambaran ini sebagai simbol suka dan duka. Wajahnya tua tapi potongan rambutnya bergaya kuncung seperti anak kecil, sebagai simbol tua dan muda. Ia berkelamin laki-laki, tapi memiliki payudara sprti perempuan, sbg simbol pria dan wanita. Ia penjelmaan dewa tetapi hidup sebagai rakyat jelata, sebagai simbol atasan dan bawahan.
  Senjata andalan semar yaitu “KENTUT”.
  Semar akan menggunakan senjata "Kentut" nya apabila dengan cara yang konvensional yaitu menggunakan senjata biasa tidak bisa mengatasi permasalahan.
  Sebagai makna simbolik "Kentut" itu sendiri mempunyai sifat-sifat :
1. Selalu mempunyai nuansa bersuara dan berbau.
2. Bisanya baunya busuk atau tidak enak.
   Jadi "Kentut" itu juga bisa berati suara yang berbau atau bernuansa kurang enak didengar maupun dirasakan.
  Semar merupakan tokoh pewayangan ciptaan pujangga lokal. Meskipun statusnya hanya sebagai abdi, namun keluhurannya sejajar dengan Prabu Kresna dalam kisah Mahabharata. Jika dalam perang Baratayuda menurut versi aslinya, penasihat pihak Pandawa hanya Kresna seorang, maka dalam pewayangan, jumlahnya ditambah menjadi dua, dan yang satunya adalah Semar.
  Semar merupakan gambaran perpaduan rakyat kecil sekaligus dewa kahyangan. Jadi, apabila para pemerintah - yang disimbolkan sebagai kaum kesatria asuhan Semar - mendengarkan suara rakyat kecil yang bagaikan suara Tuhan, maka negara yang dipimpinnya pasti menjadi nagara yang unggul dan sentosa.

n  SEMAR adalah sebuah misteri, rahasia Sang Pencipta. Rahasia tersebut akan disembunyikan kepada orang-orang yang egois, tamak, iri dengki, congkak dan tinggi hati, namun dibuka bagi orang-orang yang sabar, tulus, luhur budi dan rendah hati.
n  Dan orang yang di anugerahi Sang Rahasia, atau SEMAR, hidupnya akan berhasil ke puncak kebahagiaan dan kemuliaan nan abadi.


 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com