Pages

Social Icons

Beranda

Showing posts with label SEJARAH. Show all posts
Showing posts with label SEJARAH. Show all posts

Saturday, 17 December 2022

Latar Belakang Bangsa Eropa ke Nusantara

Gambar diambil dari sindonews

Halo Sobat Blogger semua, kali ini saya akan memposting materi mengenai Latar Belakang Bangsa Eropa ke Nusantara, sebelum mulai ke materi terlebih dahulu kalian harus memahami beberapa istilah yaitu 

Kolonialisme : Sistem pemukiman warga suatu negara di luar wilayah asalnya, kemudian daerah itu dinyatakan sebagai bagian wilayah mereka. 
Menurut KBBI : Paham tentang Penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu

Imperialisme : Suatu sistem penjajahan langsung dari suatu negara terhadap negara lain yang dilakukan dengan jalan membentuk pemerintahan jajahan atau menanamkan pengaruh dalam semua bidang kehidupan daerah yang dijajah

Merkantilisme : Suatu kebijaksanaan ekonomi dari negara Imperealis yang bertujuan menumpuk kekayaan berupa logam mulia sebanyak-banyaknya sebagai standar kekayaan

Nah setelah kalian memahami tiga istilah di atas kalian dapat belajar lebih lengkap di link di bawah ini





Terimakasih Atas Kunjungannya :-) 
Thanks For Visiting My Blog 

Saturday, 15 April 2017

Museum Sekitar Sangiran dan Legenda Balung Buto yang Menyelimutinya

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog

Bagi masyarakat di sekitar lembah bengawan solo terutama di daerah sangiran, nama Balung Buto tidak asing di telinga mereka, balung buto memiliki arti tulang-tulang raksasa. pemahaman mereka terkait balung buto berkaitan dengan tradisi lisan mengenai perang besar yang pernah terjadi di kawasan perbukitan Sangiran, ribuan tahun silam. Dalam pertempuran itu banyak raksasa yang gugur dan terkubur di perbukitan Sangiran, sebagaimana “dibuktikan” lewat potongan-potongan tulang-belulang besar yang mereka namakan balung buto.

Sebelum kedatangan Koenigswald, balung buto dianggap memiliki kekuatan magis. Selain itu sebagai sarana penyembuhan berbagai penyakit, pelindung diri atau sebagai jimat, hingga membantu proses kelahiran. Maka, tidak heran bila pada kurun waktu sebelum 1930-an, balung buto banyak dicari oleh penduduk setempat. Hingga arkeolog mengubah pandangan itu.  

Setelah cerita diatas, pasti Sobat Blogger kepikiran tentang Museum Sangiran kan? nah tahukah sobat blogger bahwa Museum Sangiran itu tidak hanya di satu tempat? melainkan terdapat beberapa museum yang berada di wilayah Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar, yaitu :
     a. Museum Sangiran Klaster Krikilan, yang merupakan museum terbesar dan yang paling terkenal
     b. Museum Sangiran Klaster Dayu
     c. Museum Sangiran Klaster Ngebung
     d. Museum Sangiran Klaster Manyarejo
     e. Museum Sangiran Klaster Bukuran
Dari kelima klaster yang ada admin bakal ngasih info 2 museum nih yaitu Museum Klaster Ngebung dan Museum Klaster Manyarejo, kira-kira... kenapa ya? Ada yang bisa jawab mungkin? YAP... dua museum inilah yang lebih membahas tentang apa itu Balung Buto!!! Selain itu, admin tertarik ke kedua Museum ini karena tingkat pengunjung masih rendah nih, padahal Sobat blogger disini kalo mau berkunjung nggak ditarik harga tiket lho alias gratisan. Paling cuma diminta buat bayar Rp. 2.000,00 buat bayar parkir disana.

Museum Sangiran Klaster Manyarejo

  Gambar peresmian Museum Sangiran Klaster Manyarejo
Diresmian pada tanggal 5 November 2014, memang museum-museum di klaster manyarejo, ngebung, dayu, dan bukuran dihitung masih muda karena memang museum ini didirikan karena untuk melengkapi museum sangiran klaster krikilan. Di museum Manyarejo ini, terdapat dua ruang pameran yaitu indoor dan outdoor di ruang outdoor terdapat display ekskavasi, yaitu penggalian fosil. Disini diperlihatkan bermacam tanah yang terdapat fosil di dalamnya.

Selanjutnya kita masuk ke ruang indoor, nah di indoor ini terdapat pameran beberapa fosil yang ada seperti replika tengkorak, kepala banteng, dan bola batu. Meskipun museum ini tentang manusia purba tapi jangan salah nih sobat blogger, kalo disini dan di semua museum sangiran itu dilengkapi dengan media elektronik yang dapat mempermudah pengunjung untuk memahami tentang sangiran dan fosil yang ditemukan. Bahkan kalo di klaster bukuran itu konsepnya futuristik lho, namun kita nggak bakal bahas klaster bukuran.
                                             Gambar isi dari Ruang pameran Indoor Museum Manyarejo
Ini nih, gambar diatas menunjukkan isi dari ruang pameran Indoor Museum Manyarejo, ketika sobat blogger memasuki ruangan ini yang siap-siap memanjakan telinga dengan alunan musik gamelan jawa ya, jangan takut tapi. Ruangannya cukup enak juga kok, ada ac yang lumayan dingin beda dengan udara di luar museum yang cenderung panas waktu admin berkunjung. Museum ini lebih kecil jika dibandingkan dengan museum yang lain. Disini terdapat Legenda Balung Buto nih, mulai dari apa itu Balung Buto hingga Legenda penciptaan beberapa nama desa di wilayah Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen lho, keren kan orang jaman dahulu kalo ngehubungin sesuatu dengan magis pasti di luar nalar orang sekarang.

Disini juga dipaparkan timeline dari awal penemuan hingga dibangunnya museum ini lho gaes keren kan!, dari situ nih baru diketahui bahwa masyarakat sekitar dengan peneliti itu ternyata memiliki hubungan yang harmonis lho. Makanya itu juga salah satu alasan kenapa museum Manyarejo ini dibangun agar mengenang hubungan keharmonisan antara masyarakat dan peneliti yang datang dari luar maupun dalam negeri.
Selain itu museum ini memiliki profil-profil peneliti dalam negeri, alat apa saja yang digunakan untuk ekskavasi, rekayasa tentang legenda balung buto juga ada disini lho. Ada kaos tentang legenda balung buto pula, bagi sobat blogger yang mau beli yuk mari kesini. Selanjutnya kita bakalan berkunjung ke Museum Sangiran Klaster Ngebung.

X : Ngebung? Apaan tuh? Yang buat dimasak bukan? Itu tuh bambu muda
Y : *Bawa Golok please, itu Rebung

Museum Sangiran Klaster Ngebung
                                                                Gambar Museum Ngebung dari depan
Museum ini diresmikan pada 19 Oktober 2014, ciri khas Museum ini terdapat patung gajah di depan museum, ketika sobat blogger masuk akan terlihat dari kejauhan replika arkeolog yang sedang melakukan ekskavasi bersama dengan masyarakat sekitar. Di samping kanan kirinya terdapat tulisan tentang Asal Muasal Museum Sangiran, dan dibelakangnya terdapat 4 buah monitor yang memutar video legenda tentang manusia purba dan dewa di seluruh dunia. Nah, dari sini nih dapat diketahui bahwa Museum yang ada di Sangiran telah diakui oleh UNESCO lho, jadi sebagai generasi pewaris kita patut bangga akan apa yang kita miliki.
Di Museum Ngebung ini terdapat 3 buah ruang pameran, tentunya selain replika ekskavasi tadi ya, langsung aja deh

Pada Ruang Pameran Satu terdapat foto arkeolog-arkeolog yang menyelidiki tentang manusia purba, artikel tentang teori The Missing Link nya Eugene Dubois, hingga replika manusia purba. Kebanyakan profil arkeolog berasal dari luar negeri, namun ada juga beberapa arkeolog pribumi, termasuk replika Raden Saleh, ternyata selain jago melukis beliau juga rajin mengumpulkan fosil.
                                           Gambar penduduk yang tengah meramu Balung Buto untuk obat
Di ruang pameran kedua disini mengkaji tentang Balung Buto, apa itu balung buto dan bagaimana masyarakat menyikapi balung buto ini, gambar diatas menunjukkan bahwa saat itu masyarakat menggunakan balung buto untuk obat, nah para pedagang obat china yang biasanya mengkoleksi fosil karena dianggap seperti fosil naga yang waktu it telah digunakan di Cina untuk berobat. Didepan replika masyarakat itu terdapat replika orang Cina yang sedang menjual obat. Di ruang pameran kedua ini juga terdapat hubungan antar peneliti dan jurnal tentang klaster ngebung.
                                           Gambar Artikel Kami : Pewaris Warisan Dunia
Lanjut ke ruang pameran ketiga nih, Di ruang akhir ini terdapat tulang stegodon yang belum lengkap. Stegodon tahu kan? Simbahnya gajah. Di ruang ini juga terdapat sebuah foto generasi sekarang sebagai generasi pewaris sangiran, kalo bukan kita yang menjaga sangiran siapa lagi? Sebelum keluar dari Museum Ngebung, coba deh sempetin nulis pesan dan kesan buat Museum Ngebung di monitor layar sentuh yang ada.

Pesan admin, mari kunjungi Museum sekitar Sangiran yang belum terekspos karena dengan kunjungan Sobat Blogger tempat ini akan lebih dikenal dan dikenang. Museum ini, mengkampanyekan indahnya harmonisasi hidup toleransi, menghargai sejarah, dan tanggung jawab kita sebagai generasi pewaris Sangiran. Sekian

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Legenda pariwisata Jawa Tengah 2017 yang diselengarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah

Dokumentasi pribadi Admin

 ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Sunday, 28 July 2013

Rambu rambu Materi tentang Pancasila

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog



RAMBU-RAMBU MATERI PANCASILA
I.                  Pendahuluan
1.     Tujuan Pendidikan Nasional
2.     Landasan Pendidikan Pancasila
3.     Tujuan Pendidikan Pancasila
4.     Pembahasan Pancasila secara ilmiah
II.               Sejarah Perjuangan Bangsa
1.     Zaman kuno
2.     Zaman penjajahan
3.     Kebangkitan nasional
4.     Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia untuk mencapai Kemerdekaan
5.     Penjajahan Jepang dan akibatnya
6.     Proses Perumusan Dasar Negara dan Undang-Undang Dasar 1945
III.            Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
1.     Memahami arti proklamasi kemerdekaan
2.     Rumusan naskah proklamasi kemerdekaan
IV.           Hubungan Poklamasi dan Pembukaan UUD 1945
1.     Hubungan Pancasila dan pembukaan UUD 1945
2.     Pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945
V.              Pembukaan, Pancasila dan Batang Tubuh UUD 1945
1.     Penjelasan sila-sila Pancasila dalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945
2.     Sistem Pemerintahan berdasarkan Demokrasi Pancasila
VI.           Pancasila
1.     Susunan Pancasila
2.     Kedudukan Pancasila
a)     Kedudukan Pokok
v Dasar Negara
v Pandangan hidup
b)    Kedudukan Lain
v Filsafat Bangsa
v Idiologi Negara
v Perjanjian Luhur
v Jiwa Bangsa Indonesia
v Tujuan yang hendak dicapai
v Kepribadian Bangsa
v Sumber dari segala sumber hukum
VII.        Pancasila Sebagai Idiologi Negara.
1.     Pengertian Idiologi
2.     Peranan Idiologi
3.     Pancasila sebagai Idiologi Terbuka
4.     Pancasila di antara Idiologi-idiologi besar lain
VIII.     A. Pancasila Sebagai Idiologi mempunyai nilai :
1.     Nilai Dasar
2.     Nilai Instrumental
3.     Nilai Praktis
                   B. Nilai-Nilai Pancasila Diwujudkan Dalam Berbagai         Dimensi :
1.       Dimensi Realitas
2.       Dimensi Idealis
3.       Dimensi Fleksibilitas
IX.            Peranan Pancasila Di Era Reformasi Seiring Dengan Era Globalisasi Meliputi Berbagai Bidang Kehidupan
1.     Pancasila sebagai Paradigma Ketatanegaraan
2.     Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional di bidang sosial politik
3.     Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional di bidang ekonomi
4.     Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional di bidang kebudayaan
5.     Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional di bidang Hankam
6.     Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional di bidang Ilmu pengetahuan
X.               Moral Dan Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Pancasila
1.     Pengertian Moral
2.     Nilai-Nilai Luhur yang terkandung dalam Sila-sila dalam Pancasila
3.     Pancasila sebagai Moral perorangan, bangsa, negara



 


ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com

Tentang Konstitusi Republik Indonesia Serikat (KRIS) & UUD S 1950

Terimakasih Atas Kunjungannya :-)
Thanks For Visiting My Blog



b.         Konstitusi Republik Indonesia Serikat (27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950) 
Setelah terjadi Agresi Militer Belanda II, bangsa Indonesia memasuki babak baru untuk mencapai pengakuan kemerdekaannya. Bangsa Indonesia harus menghadapi pembentukan negara-negara federal/bagian dari Belanda. Pemerintah berbicara dengan wakil-wakil negara untuk menentukan konstitusi apa yang digunakan. Akhirnya, setelah dihasilkan rancangan UUD RIS maka rancangan itu segera diajukan dan disahkan oleh bada perwakilan rakyat dan pemerintah negara bagian.
Konstitusi RIS 1949 disahkan melalui Keputusan Presiden pada tanggal 31 Januari 1950 No. 48 (LN. 50-3) dan diundangkanpada tanggal 6 Februari 1950.
Konstitusi RIS mengatur bentuk negara, bentuk pemerintah, dan bentuk kabinet sebagai berikut.
1)      Bentuk negara                  : Negara federasi serikat
2)      Bentuk pemerintah                       : republik
3)      Bentuk kabinet                  : parlementer
Sistematika dari konstitusi RIS 1945 adalah sebagai berikut.
1)      Pembukaan (Mukadimah) terdiri atas 4 alenia.
2)      Batang tubuh terdiri atas 6 bab dan 197 pasal.
3)      Tidak ada penjelasan.
c.         Undang-Undang Dasar Sementara 1950
Keadaan negara serikat tidak bertahan lama. Satu demi satu negara-negara bagian menggabungkan diri dengan negara bangian Republik Indonesia. Akhirnya, pada tanggal 15 Agustus 1950 terbentuklah negara kesatuan sebagai penjelmaan dari Republik Indonesia berdasarkan Proklamasi 17 Agustus 1945. Kemudian, pada tanggal 15 Agustus 1950 terbentuklah undang-undang dasar baru menggantikan UUD RIS. Undang-undang tersebut dikenal sebagai nama Undang-Undang Dasar Sementara 1950.
Berdasarkan UUD 1950 maka bentuk negara, pemerintahan, dan kabinet sebagai berikut.
1)      Bentuk negara                   : Negara kesatuan.
2)      Bentuk pemerintah                       : republik.
3)      Bentuk kabinet                  : parlementer.
UUD 1945 memiliki sistematika sebagai berikut.
1)      Pembukaan (Mukadimah) terdiri atas 4 alenia. Namun, rumusannya tidak seperti UUD 1945.
2)      Batang tubuh terdiri atas 6 bab dan 197 pasal.
3)      Tidak ada penjelasan.

 


ALWAYS REMEMBER : http://aakkuucintaindonesia.blogspot.com